YBNP Audiensi ke Komisi IV DPRD Sulteng Bahas Pembangunan Sekolah Budaya di Sigi



MEDIA KAILI – Yayasan Bulava Nusantara Permai (YBNP) melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang membidangi kebudayaan, di Kantor DPRD Sulteng Jumat, (23/01/2026). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, H. Mohamad Hidayat Pakamundi, SE, bersama 14 anggota Komisi IV.


Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan program Yayasan Bulava Nusantara Permai dalam membangun Sekolah Budaya di Kabupaten Sigi, yang menjadi inisiatif pertama pembangunan sarana dan prasarana kebudayaan berbasis lembaga di Sulawesi Tengah.


Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi, menerima kunjungan Ketua Yayasan Bulava Nusantara Permai Ince Rahma Borahima, S.Sos, didampingi Pengurus Harian Smith Lalove, S.Kom. Dalam pertemuan tersebut, Ketua YBNF memaparkan progres pembangunan awal Sekolah Budaya yang sebelumnya telah mendapat dukungan dana hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi.


Dalam pemaparannya di hadapan anggota Komisi IV DPRD Sulteng, Ince Rahma Borahima yang akrab disapa Ka Ole menyerahkan draft proposal pembangunan Sekolah Budaya. Ia juga menjelaskan secara rinci konsep desain, perencanaan pembangunan, serta total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan dan pengembangan sekolah budaya tersebut. Proposal tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Komisi IV DPRD Sulteng.


Menanggapi pemaparan tersebut, Hidayat Pakamundi menyampaikan apresiasi atas langkah Yayasan Bulava Nusantara Permai yang telah memulai pembangunan awal Sekolah Budaya. Ia juga mendorong seluruh anggota Komisi IV DPRD Sulteng agar memberikan kontribusi melalui sebagian dana pokok-pokok pikiran (Pokir) masing-masing untuk mendukung keberlanjutan pembangunan sekolah budaya tersebut.


“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Yayasan Bulava Nusantara Permai. Ini merupakan langkah nyata dalam membangun sarana kebudayaan di Sulawesi Tengah, dan kami mendorong seluruh anggota Komisi IV untuk ikut berkontribusi melalui dana Pokir,” ujar Hidayat.


Ia menambahkan bahwa seluruh anggota Komisi IV DPRD Sulteng sepakat untuk membantu Yayasan Bulava Nusantara Permai dalam mewujudkan pembangunan Sekolah Budaya pertama di Sulawesi Tengah.


Selain itu, Hidayat juga menyarankan agar Yayasan Bulava Nusantara Permai segera menyusun proposal pembangunan Sekolah Budaya yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Proposal tersebut nantinya akan disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Berani Harmoni.


“Sekolah budaya seperti ini juga penting untuk dibangun di Kota Palu. Yayasan Bulava Nusantara Permai kami harapkan segera merancang program tersebut, dan kami siap mengawal serta menyampaikannya kepada Gubernur agar program ini bisa berjalan dan sukses,” jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Sulteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Sigi–Donggala, Abdul Rahman, ST, IAI, turut menyampaikan apresiasinya atas rencana pembangunan Sekolah Budaya di wilayah Kabupaten Sigi.


“Dari sudut pandang arsitektur, kami sangat mengapresiasi desain bangunan Sekolah Budaya ini karena mengadopsi model bangunan masa lampau. Nantinya, sekolah ini akan menjadi ruang ekspresi bagi pelajar maupun masyarakat umum di Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi,” ungkap Abdul Rahman.


Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Yayasan Bulava Nusantara Permai, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pemerintah Daerah dalam memperkuat pembangunan dan pelestarian kebudayaan daerah melalui pendirian Sekolah Budaya.




Penulis: Azwar Anas

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama